Belajar Jasa SEO Blog Dan Website

Senin, 28 Juli 2014

Hotel Di Samping Islamic Center

Endang Sutisna

Samarinda - Kaget baca berita di harian surat kabar Kaltim Post Edisi Senin 28 Juli 2014 beritanya ada di halaman depan kemudian di teruskan di halaman 4, soalnya saya baru tahu dan malum saya memang orang baru di Samarinda, awalnya saya membaca koran Kaltim Post yang saya dapatkan ketika pulang Shalat IED di Mesjid Islamic Center yang di bagikan oleh salah seorang di pintu keluar timur secara gratis, biasa sebelum membaca kebiasaan saya hanya melihat halaman depan terlebih dahulu, menarik apa tidak beritanya, tapi setelah saya lihat ada Kolom berita di halaman depan dengan judul " Tolak Hotel di Samping Islamic Center " Itu Tak Pantas " seperti itu judul berita tersebut. Dengan rasa penasaran saya pun langsung membacanya, yang tadinya hanya niat melihat halaman depan saja tapi ketika ada berita itu saya langsung membacanya.
 Harian Kaltim Post itu menyebutkan bahwa  ada wacana pembangunan Hotel Primebiz yang berdiri di dalam kompleks Islamic Center di Jalan Slamet Riyadi, kian hangat bergulir. Kabar terakhir, pembangunan hotel yang disebut-sebut berkonsep syariah segera mendapat persetujuan dari Pemkot Samarinda.
Namun demikian, pro dan kontra seputar tajuk hangat itu terus mencuat. Tokoh pemuda Kaltim, Said Amin, mengatakan bahwa sekalipun sejak jauh hari pengelola mengklaim konsep syariah, pembangunan hotel di samping tempat ibadah adalah dua hal yang kontradiktif.
"sulit di tepis bahwa hotel bisa menjadi tempat maksiat. Jika di bangun di samping tempat ibadah, tak pantas rasanya," ucapnya, kemarin (27/7), Menurutnya, penggunaan lahan lebih ideal jika dibangun sarana-prasarana pendidikan dan kesehatan. " Manfaat akan lebih terlihat jika dua sarana itu yang di bangun, bukan Hotel," saran Said Amin. Dirinya mengaku kecewa terhadap pemerintah bila dengan mudah memberi izinpembangunan hotel yang jelas-jelas mendapat banyak tentangan. Terutama dari masyarakat sekitar.
"Mesjid Baitul Muttaqien (di Islamic Center) ini tidak hanya kebanggaan Samarinda, tetapi masyarakat Kaltim. Daripada setelah berdiri bermasalah, lebih baik di hentikan sejak sekarang," ucapnya. Jika diteruskan, Said menuturkan dirinya akan melawan.
" Jika diteruskan, saya bersama pemuda di kaltim bergerak. Bagaimanapun, pembangunan harus dihentikan," pungkasnya. sumber Koran Kaltim Post

Mari kita sama-sama berdo'a sahabat ku semua, semoga tempat ibadah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kaltim tidak di ganggu oleh bangunan Hotel, walaupun berbasis syariah, lebih baik kita mendukung kopleks Islamic Center menjadi kompleks tempat ibadah dan pendidikan.


1 komentar: